Showing posts with label Arman. Show all posts
Showing posts with label Arman. Show all posts

Tuesday, September 9, 2008

GAME Sebagai Alat Evaluasi

K alo soal game, memang Dede-lah jagoannya. Saat kuliah dulu memang beliau ini yang sering "bertapa" untuk menghabiskan sebuah permainan dan keluar kamar hanya bila "Lapar, Mandi atau Urusan Sakit Perut".

Sebenarnya kita semua sebenarnya harus jujur pernah bermain game (apapun jenisnya) pada saat jam kerja lengkap dengan berbagai alasannya. Saya teringat saat kuliah, hampir 80% mahasiswa yang tergabung didalam himpunan mahasiswa mahir bermain jenis permainan kartu. Terdapat dua jenis yang umum sekali kami mainkan yaitu Truf dan Bridge. Truf dapat dikatakan merupakan cikal-bakal atau dasar dari permainan Bridge. Kedua permainan ini pertama kali kami mainkan hanya sekadar iseng belaka. Seiring dengan berjalannya waktu kualitas permainan semakin baik yang ternyata permainan ini terutama Brigde tidak bisa dimainkan sembarang situasi. Saya tahu bahwa Bridge merupakan salah satu bidang olahraga yang pada awalnya saya tidak menyadari bahwa dengan permainan ini "karakter" seseorang bisa terbaca dengan jelas. Sifat Kooperatif, Jujur, Terbuka, berani menanggung resiko, perhitungan atau bahkan Egois, takut serta keras kepala sangat jelas terbaca melalui permainan ini. Setelah beberapa lama saya bisa ambil hikmah seluruh permainan kartu (kebetulan saya penggemar permainan kartu...yang di komputer juga) yaitu mencoba menjaga kita agar tetap "FOKUS". Yang kita lakukan pada saat banyak problem yang harus kita selesaikan adalah mencoba rileks dengan tetap fokus agar pekerjaan dikerjakan dengan baik, pada saat seperti itu biasanya saya melakukan pekerjaan step by step dan memberikan waktu sejenak untuk evaluasi hasil dan evaluasi diri, "APAKAH SAYA MASIH FOKUS ATAU TIDAK?". Rehat sejenak dan mencoba menyelesaikan 1 buah game "SPIDER". kelihatannya memang sedang bermain tetapi saya tidak lakukan itu untuk bermain tetapi mencoba melakukan
evaluasi fokus masalah. bila tidak fokus percaya tidak percaya saya tidak dapat menyelesaikan game tersebut dan dalam kondisi bingung.
Permainan banyak dipercayai mempunyai banyak manfaat tetapi memang pada saat tertentu hal itu tidak diperbolehkan. Saya teringat bahwa Training saat di Colliers Jardine jakarta, permainan menjadi perangkap bagi banyak orang yang terlalu statis atau terlalu dinamis. Hubungan antara MASSAGE dan DELIVER sering membuat seseorang kebingungan sehingga melupakan TEAM WORK. Merasa Superior sehingga BEST GOAL harus dicapai dengan BEST SYSTEM padahal pesannya sangat mudah semudah menjawab pertanyaan "BAGAIMANA MEMASUKAN BOLA KE DALAM KERANJANG?". ya jawabnya tinggal MASUKIN AJA BOLANYA ATAU DILEMPAR SEPERTI ORANG MAIN BASKET ATAU AMBIL BOLANYA BAWA KE KERANJANG TERUS MASUKIN AJA.
Gamers sebutan para maniak game yang saya percaya mempunyai daya ingat di atas rata-rata (tetapi biasanya tidak digunakan untuk mengingat pelajaran nihh..dan inipun hasil penelitian tidak sah saya sihh). Mereka dengan mudah dan gamblangnya menjelaskan bagaimana sebuah permainan dapat diselesaikan. Coba kita kerjakan hal itu wah sepertinya butuh waktu lama untuk bisa jadi jagoannya deh.
Melalui permainan pula saya mencoba untuk selalu bisa melakukan evaluasi tumbuh kembang dan wawasan anak-anak.. Saya jadi teringat Oma Lenggu sering bilang bila kita ini bisa dibilang SANGAT PUAS MASA BERMAINNYA (paas di Bogor-IPB). Jadi inget Kakak n Dede yang cepat menjawab bila saya tanya "SIAPA YANG MAU MAIN KE TIMEZONE?".
Main Game saat kerja lebih baik tidak dilakukan apalagi bila game tersebut memang menyita waktu yang akhirnya pekerjaan tidak bisa diselesaikan dengan baik.
Catatan ini saya buat khusus untuk KRB dimanapun kalian berada, Black Community, Black Dresses, Colours Life Bro

Tuesday, August 26, 2008

SOP BUAH

Alternatif Makan Malam Gua nehhhh….

BAHAN:

½ Buah Apel, ½ Buah Pear, Leci Kalengan, Nata de Coco, 6 buah Strawberi ukuran sedang atau 10 buah Strawberi ukuran kecil, 10 butir Buah Anggur Merah, 10 Butir Buah Anggur Hijau, ¼ buah Naga (Dragon Fruit), 2 buah Buahvita kardus rasa Jeruk mandarin ukuran sedang (personal).

CARA MEMBUAT:

Semua buah yang memiliki kulit dikupas. Setelah bersih, seluruh buah diris tipis kecil-kecil (jangan dirajang), masukan kedalam mangkuk, lalu siram dengan buavita, masukan ke dalam lemari es. Tunggu dingin dan sajikan dengan menambahkan batu es 2 buah pada setiap gelasnya.


Buah dapat di variasikan dengan menggunakan buah lain dan jumlahnya sesuai dengan kegemaran masing-masing, yang perlu kita ketahui adalah aroma dan citarasa yang ditimbulkan seperti nangka, nenas, dll. Bisa juga ditambahkan susu kental manis putih. ya...seperti es teler deh....kalo es-nya diserut gitu.


tapi tetep aja gw masih gemuk juga……

Monday, August 25, 2008

IKAN NILA ASAP ala SULSEL

Y ang satu ini masakan khas Sulewesi Selatan. Gurih dan Mantap cuma lamaaaaaa buangeet membuatnya. Pertama kali saya mencoba langsung jatuh cinta dan belajar untuk membuatnya. Kesulitan dari jenis masakan ini adalah lama waktu penyiapannya yaitu 3 ~ 4 jam, karena ikan ini memang DIASAPIN. Jadi bila anda mau makan jam 12 siang, coba dihitung jam berapa anda harus mulai menyiapkan masakan ini. Tetapi saya jamin sekali mencoba pasti ketagihan seperti kami disini. Eunakkkk makannya pas hangat2 gitu deh….
CATATAN: karena lamanya penyiapan maka tidak ada restoran yang menghidangkan jenis makanan ini. Bisa juga pake ikan Gabus (kalo di Kalimantan namanya ikan HARUAN). Silahkan mencoba.....


IKAN NILA ASAP / TAPABALLE

BAHAN:
Ikan Nila ukuran 5 jari 5 ekor, Sabut Kelapa Kering, Daun Pisang agak tua yang masih ada pelepahnya, Alas bakaran.

CARA MEMBUATNYA:
1. Bersihkan bagian perut dan insang ikan nila, biarkan sisiknya supaya daging ikan tidak mudah koyak.
2. baker sabut kelapa kering dan matikan apinya hingga hanya asap saja tertinggal.
3. letakan ikan agak tinggi ± 10cm dari asap sabut kelapa. Tutup dengan daun pisang. Jaga agar tidak muncul api dan bila perlu tambahkan sabut kelapa kering agar dsitribusi asap tetap baik. Jangan terlalu sering dibolak-balik.
4. perhatikan kondisi ikan akan mengering dan pada saat tersebut ikan dapat dikatakan sudah matang dan siap saji.
5. hangat-hangat dengan sambal ulek n nasi hangat rasanya bias saya makan sampai 3 ekor……

Ucapan khusus terimakasih kepada Hj.Sumarni (alm. H.Landang) – Samarinda atas bocoran resepnya.

Udang Bakar Nyamm..Nyamm..

S alah satu kegemaran kakak Cen-Cen & Dede adalah Udang Bakar apalagi Udang fresh hasil mancing di S.Mahakam.

SATE UDANG

Bagus dicoba bagi yang hobi baker-bakar di akhir minggu. Cepat dan Gurih……
BAHAN:
1. UDANG GALAH (ukuran lebar badan 2 jari org dewasa), jumlahnya ditentukan dari jumlah para penikmatnya. Dibersihkan, JANGAN DIKUPAS (dibiarkan apa adanya), potong bagian Kaki Capit dan Sungutnya saja.
2. Mentega, tusuk sate kecil, dan mayonese bila diperlukan
3. Bahan pembuat Sambal Dadakan seperti: Cabai Merah, Cabai Rawit, Terasi, Garam, Gula, Bawang Putih, dll. Saya serahkan pembuatan sambal ini kepada para penikmat agar sesuai dengan lidah masing-masing.
4. Daun Kemangi, Potongan Mentimun iris tipis-tipis, Kol Potong tipis-tipis
5. Sabut Kelapa Basah yang bersih dipotong kecil-kecil

CARA MEMBUAT:
1. Tusuk Udang Galah dengan menggunakan tusuk sate dari bagian bawah ekor ke bagian kepalanya. Tujuannya adalah agar udang tidak terlipat dan mudah dipegang pada saat dibakar.
2. Setelah Sate Udang siap langsung aja dibakar (jangan ada apinya) sembari dioleskan mentega sedikit demi sedikit. Bila menggunakan arang, tambahkan sabut kelapa yang sudah dipotong kecil-kecil supaya asapnya harum bau kelapa. Pengasapan ini berguna menambah citarasa kelapa kepada udang.
3. Perubahan warna udang menjadi orange kemerah-merahan menandakan bahwa SATE UDANG sudah siap disantap. Sajikan dengan sambal dan lalap.
4. Dapat juga disajikan dengan mayonese bila anda memang menyukainya seperti anak kami yang terbesar.

Gampang khan….selamat mencoba resep praktis ini …pasti mak yoossss….

CATATAN:
Sabut kelapa dapat digunakan pada acara bakar ikan/daging/sate, dijamin rasanya mantap deh. Hanya yang perlu diawasi adalah upayakan asap dan panas terjaga jangan sampai ada api menyala.

Thursday, August 21, 2008

Perkedel Ayam "Puri Sakti No.6"

P uri Sakti No.6, Cipete Selatan, Memang menyimpan berjuta kenangan. Salah satunya adalah di Puri tersebut terdapat 3 orang yang jago makan khususnya 2 orang terakhir yaitu saya dan dede. Bila masak Indomie masing-masing bisa melahap minimal 3 bungkus dalam sekali makan dan dalam satu hari minimal 3xmakan. Jadi bisa dibayangkan berapa bungkus mie yang harus dipersiapkan sebagai persediaan selama 1 bulan di Puri tersebut. Ibunda Ratu Puri a.k.a OMA LENGGU mempunyai kebijakan menyimpan persediaan mie sebanyak 2 kardus. Ini belum luar biasa...yang luar biasa adalah makan mie merupakan "CAMILAN" dari makan besarnya. Salah satu "CAMILAN" yang menjadi favorit di Puri ini adalah perkedel ayam. Biasanya Ibunda Ratu dapat membeli 3 ~ 5 ekor ayam utuh yang nantinya sudah direncanakan pengolahannya. Nah disini kuncinya karena yang biasanya disuruh membersihkan dan memotong-motong ayam tersebut adalah kami berdua. setelah dipotong-potong biasanya dibungkus sesuai dengan jumlah ayam yang
dibeli dengan catatan terdapat pengurangan jumlah potongan ayam pada setiap bungkusnya atau kadang bila sedang kumpul semua di rumah, yang berkurang bungkusnya.... Yang sering saya olahan potongan ayam tersebut adalah dijadikan perkedel ayam yang sangat digemari oleh para penghuni Puri tersebut sebagai "CAMILAN" tentunya ditambah dengan saos tomat dan sambal ABC. Selidik punya selidik ternyata ide ini diikuti oleh rumah makan fast food yang ada sekarang seperti KFC,TEXAS dll.

Ada satu HUKUM PURI SAKTI NO.6 yang saya ingat adalah TIDAK ADA KATA TUNGGU ATAU NANTI karena jatahnya pasti sudah "DISELAMATKAN" oleh yang anggota keluarga yang lain.
PERKEDEL AYAM "PURI SAKTI NO.6"
Bahan - Bahan yang dibutuhkan:
1. Ayam Fillet 4 potong.
kalo beli di Supermarket MAHAL, mendingan Fillet-in sendiri aja.
Beli Dada dan Paha Atas ayam potongan trus pisahin aja daging dengan tulangnya.
Tulangnya jangan dibuang karena bisa dibikin sup uenaaak....
Jangan lupa dicuci dulu trus disiram jeruk sedikit aja supaya amisnya hilang dan rasa segar daging tidak hilang atau daging berasa agak asam. Potong kecil-kecil atau dengan ukuran yang anda sukai. Karena namanya juga perkedel lebih baik dipotong seukuran dadu (dadu yang kecil jangan yang besar ya...) atau setengah ukuran sate ayam yang sering lewat di depan rumah Oma di Pamulang.
2. Bawang Putih 3 siung.
bisa ditambahkan bila ternyata anda maniak bawang putih seperti saya dan pembuatan porsibesar. jangan terlalu banyak karena bisa menimbulkan rasa PAHIT bila digoreng. BawangPutih dipukul dan dicincang halus.
3. Daun Bawang Secukupnya.
Jangan Banyak-banyak karena bisa menimbulkan rasa PAHIT bila digoreng. Iris tipis-tipis jangan dicincang.
4. Telur Ayam BEBAS FLU BURUNG dan mengandung BANYAK OMEGA 3....gitu deh..2 butir
atau
5. Garam, Merica, Terigu, Minyak Goreng,, dan JANGAN LUPA sekalian
dengan PENGGORENGANnya
6. Mentega / Margarin pengganti Penyedap/MSG bila diperlukan dipanaskan/dicairkan dan di dinginkan jangan sampai mengental kembali.
7. Mentimun atau lebih baik ACAR MENTIMUN sebagai teman makan Perkedel ayam ini.
CARA MASAK:
1. letakan secara berurutan seperti berikut :Ayam yang sudah dipotong kecil-kecil, bawang yang sudah dicincang, Daun bawang, Garam Secukupnya, merica seujung sendok teh (sedikit aja kalo kebanyakan ntar anak-anak protes kepedasaan deh..)
2. Aduk adonan diatas sampai benar-benar merata keseluruh bagian terkecil dari ayam tersebut. Dulu saya sering menggunakan tangan ngaduknya. Bagian ini penting karena
bumbu harus menyelimuti semua permukaan daging ayam.
3. Terigu dan telur diaduk bersamaan. Masukan terigu sedikit saja terlebih dahulu.
4. Campurkan adonan ayam kedalam adonan terigu tersebut dan aduk.
5. Masukan mentega cair dan aduk. bila masih terlalu kental bisa ditambahkan telur, atau bila terlalu cair tambahkan terigu.
6. Setelah adonan siap. Panaskan minyak agak banyak dengan api sedang.setelah panas
jangan terlalu panas karena bisa mematangkan bawang putih n daun bawangnya tapi
daging belum matang sehingga pada saat daging matang bawang putihnya sudah gosong /
PAHIT. Tuangkan adonan menggunakan sendok makan. Bila anda menyukai perkedel yang mempunyai bentuk abstrak dapat menggunakan tangan seperti yang saya lakukan dulu.
7. JANGAN NONTON OLIMPIADE BEIJING 2008 ATAU KE KAMAR MANDI sementara anda menggoreng perkedel ini. Bukan tidak boleh tapi TAKUT GOSONG. Nah kalo udah coklat muda, itu tandanya perkedel ayam Puri Sakti sudah matang dan siap disantap. TAPI TUNGGU DINGIN DULU jangan langsung dari penggorengan masuk ke piring tuang sambal n saos langsung tancap gas seperti yang berlaku di PURI SAKTI NO.6.
8. Hidangkan dengan irisan metimun dipotong acar, saos tomat, sambal ABC.
9. Bawa ke depan TV n NONTON OLIMPIADE BEIJING 2008 deh...dijamin bakal tambah seru pertarungan atlit dunia bila ditemani dengan PERKEDEL AYAM PURI SAKTI NO.6

CATATAN: Resep ini sudah kami kembangkan dengan menggunakan penggorengan teflon kecil dan menjadi isi dari KULIT LUMPIA yang hasilnya = MARTABAK LENGGU SAMARINDA (tidak menggunakan terigu).Cen-cen dan Dede sangat suka sarapan pagi dengan resep ini

Ntar kami bagi resep yang praktis tetapi hanya dicoba di dapur "KULINER LENGGU SAMARINDA"

Wednesday, August 6, 2008

GAME, A Way To Evaluate

Sisi Lain Permainan (Game)

Bermain memang menyenangkan, tetapi ada sisi lain dari permainan tersebut yang sebenarnya dapat kita lakukan sembari bermain yaitu mencoba untuk melakukan evaluasi dan analisa. Ini hasil dari pengalaman sendiri, masukan dan pendapat sangat berarti. Thanks

K alo soal game, memang Dede-lah jagoannya. Saat kuliah dulu memang beliau ini yang sering "bertapa" untuk menghabiskan sebuah permainan dan keluar kamar hanya bila "Lapar, Mandi atau Urusan Sakit Perut". Sebenarnya kita semua sebenarnya harus jujur pernah bermain game (apapun jenisnya) pada saat jam kerja lengkap dengan berbagai alasannya. Saya teringat saat kuliah, hampir 80% mahasiswa yang tergabung didalam himpunan mahasiswa mahir bermain jenis permainan kartu. Terdapat dua jenis yang umum sekali kami mainkan yaitu Truf dan Bridge. Truf merupakan cikal-bakal dari permainan Bridge. kedua permainan ini pertama kali kami mainkan hanya sekadar iseng belaka. Seiring dengan berjalannya waktu kualitas permainan semakin baik yang ternyata permainan ini terutama Brigde tidak bisa dimainkan sembarang situasi. Saya tahu bahwa Bridge merupakan salah satu bidang olahraga yang pada awalnya saya tidak menyadari bahwa dengan permainan ini "karakter" seseorang bisa terbaca dengan jelas. Sifat Kooperatif, Jujur, Terbuka, berani menanggung resiko, perhitungan atau bahkan Egois, takut serta keras kepala sangat jelas terbaca melalui permainan ini. Setelah beberapa lama saya bisa ambil hikmah seluruh permainan kartu (kebetulan saya penggemar permainan kartu...yang di komputer juga) yaitu mencoba menjaga kita agar tetap "FOKUS". Yang kita lakukan pada saat banyak problem yang harus kita selesaikan adalah mencoba rileks dengan tetap fokus agar pekerjaan dikerjakan dengan baik, pada saat seperti itu biasanya saya melakukan pekerjaan step by step dan memberikan waktu sejenak untuk evaluasi hasil dan evaluasi diri, "APAKAH SAYA MASIH FOKUS ATAU TIDAK?". Rehat sejenak dan mencoba menyelesaikan 1 buah game "SPIDER". kelihatannya memang sedang bermain tetapi saya tidak lakukan itu untuk bermain tetapi mencoba melakukan
evaluasi fokus masalah. bila tidak fokus percaya tidak percaya saya tidak dapat menyelesaikan game tersebut dan dalam kondisi bingung.
Permainan banyak dipercayai mempunyai banyak manfaat tetapi memang pada saat tertentu hal itu tidak diperbolehkan. Saya teringat bahwa Training saat di Colliers Jardine jakarta, permainan menjadi perangkap bagi banyak orang yang terlalu statis atau terlalu dinamis. Hubungan antara MASSAGE dan DELIVER sering membuat seseorang kebingungan sehingga melupakan TEAM WORK. Merasa Superior sehingga BEST GOAL harus dicapai dengan BEST SYSTEM padahal pesannya sangat mudah semudah menjawab pertanyaan "BAGAIMANA MEMASUKAN BOLA KE DALAM KERANJANG?". ya jawabnya tinggal MASUKIN AJA BOLANYA ATAU DILEMPAR SEPERTI ORANG MAIN BASKET ATAU AMBIL BOLANYA BAWA KE KERANJANG TERUS MASUKIN AJA.
Gamers sebutan para maniak game yang saya percaya mempunyai daya ingat di atas rata-rata (tetapi biasanya tidak digunakan untuk mengingat pelajaran nihh..dan inipun hasil penelitian tidak sah saya sihh). Mereka dengan mudah dan gamblangnya menjelaskan bagaimana sebuah permainan dapat diselesaikan. Coba kita kerjakan hal itu wah sepertinya butuh waktu lama untuk bisa jadi jagoannya deh.
Melalui permainan pula saya mencoba untuk selalu bisa melakukan evaluasi tumbuh kembang dan wawasan anak-anak.. Saya jadi teringat Oma Lenggu sering bilang bila kita ini bisa dibilang SANGAT PUAS MASA BERMAINNYA (paas di Bogor-IPB). Jadi inget Kakak n Dede yang cepat menjawab bila saya tanya "SIAPA YANG MAU MAIN KE TIMEZONE?".
Main Game saat kerja lebih baik tidak dilakukan apalagi bila game tersebut memang menyita waktu yang akhirnya pekerjaan tidak bisa diselesaikan dengan baik.
Catatan ini saya buat khusus untuk KRB dimanapun kalian berada, Black Community, Black Dresses, Colours Life Bro

The Seven Magnificent


Dulu Masih The Three Musketeer, trus mereka pindah dari Perancis ke Amerika menjadi The Seven Magnificent

S epertinya dokumen ini belum pernah kami publish. The Three Musketeer yaitu Gabby sebagai ketuanya, Alif dan Cen-cen. Dua anggota terakhir masih bayi dan masih merangkak. Tanggal 7 Desember 2002, Puji Tuhan semua keluarga bisa berkumpul kecuali abang gede yang agak sibuk saat itu. Tidak terasa anggota bertambah banyak dengan hadirnya Eunice, Louice, Vyckle, Aisya, jadi bukan The Three Musketeer lagi tapi jadi The Seven Magnificent deh...

Thursday, July 31, 2008

OFFROAD, That's Daily Basis Activity here!

Salah satu kegiatan yang cukup menegangkan adalah bila kita harus masuk ke daerah pertambangan yang mempunyai jalan tanah cukup licin pada kondisi hujan

OFFROAD, menjadi salah satu kegiatan yang sering kami tawarkan bila kami menerima tamu dari Pulau Jawa (tepatnya:Jakarta). Percaya diri, pengenalan akan kendaraan dan pengenalan medan sangat dibutuhkan disini. Medan tempuh yang berbeda untuk setiap daerah dan kondisi menyebabkan kondisi selalu dinamis ditambah dengan resiko yang dihadapi sangat tinggi. Resiko berhadapan dengan kondisi OFFROAD paling minim adalah bermalam/menginap di jalan tersebut bila ternyata kendaraan 4WD terperosok di jalan yang sepi dan resiko terbesar adalah masuk jurang yang memang banyak terdapat di sepanjang jalan tambang. Di kantor kami pernah dibuat urutan driver handal dan ternyata seorang karyawan ex-sekuriti menempati urutan utama. Selidik punya selidik ternyata sebelum bekerja dengan kami, karyawan tersebut adalah Mandor Driver Dump Truck (DT) Logging 22 Ban dengan SIM B2, wah...bukan lawan kami dong yang biasanya hanya membawa kendaraan lintas kota cuma 4 roda sementara dia sudah membawa Truck Besar lintas hutan. Dengan kata sepakat penuh kami nobatkan karyawan kami ini menjadi guru OFFROADER dan dengan persetujuan kantor pusat kami di jakarta, kami pndahkan dia ke bagian umum.
Olahraga, mungkin kegiatan ini masuk dalam salah satu kategori ini karena memang membutuhkan stamina, nyali, tidak boleh ragu-ragu dan sedikit nekat walaupun penuh dengan perhitungan. banyak kasus terbaliknya mobil atau DT karena ketidak-mampuan atau bahkan terlalu percaya diri seseorang membawa kendaraan pada kondisi OFFROAD disini dan bila hal itu terjadi jelas pihak manajemen-lah yang dibuat pusing. Asuransi atau menggunakan mobil sewaan menjadi jawabannya, memang.
Tahun 2006, pernah satu kali pada awal kami bergerak di bidang trading batubara saya mundur dari belakang stir karena merasa tidak mampu mengatasi jalan OFFROAD. saat itu langsung Salah satu Direktur kami yang memang orang lama di tambang unjuk gigi melalui jalan tersebut dan berhasil. Terdapat kesepakatan tidak tertulis di Jalan Tambang yang notabene merupakan jalan OFFROAD yaitu bila terdapat mobil operasional (bukan Truck) terperosok maka yang terlebih dahulu melaluinya akan mencoba membantu dengan catatan memang mobil yang digunakan adalah 4WD (bukan kijang/inova/dll yang diperuntukan di kota) dan mobil yang terperosok harus menyiapkan tali/slink sendiri. hal ini yang menyebabkan sebagian besar mobil lapangan umumnya memang dipersiapkan minimal tali/slink dan Golok Panjang (untuk potong kayu alas ban bila terperosok serta JAGA DIRI bila ternyata harus NGINEP...) plus air minum.
Pasaran ban lapangan di Samarinda dsk cukup tinggi karena memang utama dalam kondisi yang tidak menentu. Harap menjadi catatan bahwa cuaca di Kalimantan Timur khususnya kota Samarinda dsk tidak menentu (yang sampai hari ini juga masih diguyur hujan) bila dibandingkan di Jawa.
Dalam kondisi perjalanan OFFROAD saya selalu teringat Kakak Cen-Cen yang bersemangat bila diajak ke lapangan (site) saat kami melakukan pengawasan.
Kemarin, saat libur satu hari, Kakak sudah bertanya-tanya ,"Kapan Kakak diajak ke kelapangan?".

Tuesday, July 29, 2008

Unity



Kakak Cen-cen dan Dede Vikle saat ini selalu berebut mainan





P ada awalnya kami merasa bahwa sifat dari keduanya menyerupai. Kakak - Dede tidak dapat dipisahkan dan ini menjadi kekhawatiran kami sendiri dimana Kakak sudah harus masuk SD dan meninggalkan Dede di rumah bermain sendiri. Saat dirumah mereka terbiasa untuk bermain bersama walaupun Kakak harus lebih banyak mengalah. Perbedaan sifat terlihat sejak 3 bulan yang lalu dimana Dede sudah mulai banyak mengerti instruksi, aturan dan komunikasi. Kakak jauh lebiih sensitif dibandingkan dengan adiknya. pada saat bercanda Kakak lebih cepat tersinggung dibandingkan adiknya tetapi kemandirian jelas ditunjukan oleh Kakak sejak Playgroup sudah bisa ditinggal (lebih tepat : mengusir) mamanya saat di pamulang beberapa tahun yang lalu. Dede sangat mudah sekali dalam urusan makan dan minum susu, Kakaknya wah...harus penuh kreatifitas agar dia mau makan. Kondisi ini mengingatkan saya pada saat mamanya hamil pertama (Kakak) dan kedua (Dede). Pada saat hamil pertama memang sulit sekali makan nasi maunya buah, jus, asinan, rujak, soto, sate,jagung, dll yang penting bukan nasi. hal ini tidak terjadi pada kehamilan kedua yang mudah sekali menerima semua jenis makanan terutama ikan dan udang. Kakak lebih keras sifatnya dibandingkan adiknya yang keras badannya.
Keduanya keduanya tahan banting (dalam arti sebenarnya..) serta mempunyai sifat yang sama yaitu keinginan tahu yang tinggi yang sering menyebabkan banyak mainannya tidak bertahan lama alias dibongkar (mirip siapa ya?) & hobi Nonton film (yang ini jelas turunan Lenggu...).
Yang jelas adalah Kakak merupakan idola bagi adiknya yang berusaha melakukan apa saja yang kakaknya lakukan.

Pulau Kumala Tenggarong




Taman Hiburan ya.. ke Pulau Kumala saja.



Pulau Kumala terdapat di persis tengah Sungai Mahakam di tepi kota Tenggarong. Bentuk pulau ini seperti sebuah kapal besar yang kandas di tengah sungai dan memang seperti itulah cerita asal-muasal terjadinya Pulau Kumala. Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (KUKAR) menjadikan pulau ini sebagai tempat wisata seperti DUFAN dalam skala yang lebih kecil lengkap dengan hotel dan resort. Akses menuju Pulau Kumala dapat melalui udara (SKY LIFT) dan air (perahu kecil/Ces/Katingting. Pulau ini merupakan pintu gerbang Selamat Datang di Kota Tenggarong yang di bagian depannya (haluan kapal) berdiri megah patung LEMBUSWANA, semacam mitologi di daerah Mahakam berupa Binatang berbadan Kerbau, berkepala gajah dengan belalai dan gadingnya, mempunyai sayap elang, mempunyai cakar harimau dan memakai mahkota raja.

Didalam Pulau Kumala sendiri terdapat beberapa permainan seperti Bom2 Car, Mary Goes arround, Sky Tower, Trampolin, Kereta mini (keliling pulau), dsb. Terdapat tempat suci agama hindu di dalam pulau ini yang sering digunakan pada saat hari besar umat hindu. Beberapa perusahaan minyak yang beroperasi di daerah KUKAR turut menyumbang pembangunan LAMIN ETAM (Rumah Besar Adat Dayak, LAMIN:RUMAH ETAM:KITA)yang juga dapat digunakan pada acara adat waktu-waktu tertentu. Terdapat beberapa jenis pohon besar yang dilindungi dan dipelihara di pulau ini. Bila datang hari Sabtu, Minggu dan Libur besar lainnya wah..padatnya luar biasa tapi mohon jangan dibandingkan dengan Dufan di jakarta. Untuk ukuran Samarinda, Balikpapan dan tenggarong, kehadiran Pulau Kumala memberikan suatu sentuhan modernisasi bagi penduduk Kaltim.
Sayangnya sejalan dengan waktu jumlah, tidak bertambahnya jumlah permainan, mahalnya harga masuk dan seringnya SKY LIFT gagal beroperasi menyebabkan popularitas Pulau Kumala masih tertinggal dibandingkan dengan Mall yang ada di Balikpapan-Samarinda atau WaterBoom yang memang mulai banyak dibangun disini. Wwah padahal Cen-cen paling suka naik Sky Lift, baginya tidak perlu ke Pulau Kumala bila bisa naik Sky Lift berulang kali.
Masih banyak yang bisa dilakukan hanya memerlukan kekompakan dan persatuan saja.
Perjalanan ke Pulau Kumala dari Samarinda dapat ditempuh selama 30 Menit saja, biaya masuk (th.2007) SkyLift Rp.7.500,-/orang/1xjalan, Kereta Kancil Rp.2.000,-/orang/1xjalan, Bom2Car Rp.7.500,-/orang/10mnt, Kereta Api Mini Rp.5.000,-/orang/PP, Sky Tower Rp.5.000,-/orang, Kalo naik Ces/Katingting belum pernah kami coba tetapi menurut informasi biaya sekali jalannya Rp.2.000/orang,, Trampolin Rp.5.000,-/orang

Museum Buaya Tenggarong


B uaya...wah itu sih sering didengar disini

Kutai Kartanegara, merupakan kerajaan tertua di Indonesia. Wilayah Kerajaan ini merupakan wilayah terluas Kalimantan Timur dengan Pemerintahan Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara. Setelah dilakukan pemekaran menjadi Kabupaten Kutai Kartanegara (KUKAR)- ibukota Tenggarong, Kabupaten Kutai Barat (KUBAR)- ibukota Melak, Kabupaten Kutai Timur (KUTIM)- ibukota Sanggata, Kotamadya Bontang (BONTANG)- ibukota Bontang, dan bahkan Kota Samarinda-pun dikelilingi oleh wilayah Kabupaten KUKAR sampai saat ini walaupun Samarinda merupakan Kota Administratif tersendiri. salah satu predator Khas Kalimantan Timur adalah Buaya air payau yang panjangnya dapat mencapai 15m (dari ekor sampai kepala) dengan diameter gabungan antara lebar badan saya dan dede. Dua ekor MONSTER BUAYA (kami menyebutnya disini) yang berhasil ditangkap dikeringkan dan dipajang di sebuah Museum di Kota Raja Tenggarong yang pada saat ditangkap panjangnya mencapai 9m (setelah kering hanya 6m!. Terdapat kepercayaan disini bahwa buaya-buaya yang tinggal di rawa/sungai/perairan di anak sungai mahakam merupakan salah satu penjaga tanah kalimantan sehingga merupakan pantangan untuk mengganggunya. Mereka (buaya) akan ditangkap dan dieksekusi bila mereka mengganggu ketentraman mannusia. Buaya yang dikeringkan dan di-musiumkan adalah buaya-buaya yang terbukti (bahkan di visum juga loh) telah mengganggu wilayah manusia dan berbuat fatal yaitu menyerang serta menjadikan manusia sebagai sarapan malam/paginya. Bila hal ini terjadi maka tidak ada kata ampun bagi buaya-buaya tersebut selain eksekusi mati. Koq, jadi teringat posting lalu dari kakak kami ya...
Perjalanan ke Museum Buaya Tenggarong dari kota Samarinda ditempuh dalam waktu 30menit saja, biaya masuk museum (th.2007) Rp.500,-/orang

Anggrek Hutan Kalimantan Timur












A nggrek Hutan merupakan salah satu tanaman khas Indonesia dan Kalimantan merupakan daerah yang mempunyai ribuan bahkan jutaan spesies anggrek hutan

Pada kesempatan kami melaksanakan pemuatan batubara (Coal Barging/Loading) 2 tahun yang lalu, seorang field supervisor perusahaan rekanan berkenan memberikan oleh-oleh kepada kami seikat besar anggrek hutan yang diambil langsung (baca:panjat) dari pohonnya. Pohon tersebut berukuran 5 pelukan orang dewasa dan di setiap rantingnya mempunyai jenis anggrek yang berbeda. Kami mendapatkan satu jenis saja tetapi ini merupakan oleh-oleh yang luar biasa karena merupakan tanaman langka dan GRATIS!!. Beberapa teman mama cen-cen yang dihubungi guna belajar merawat tanaman ini selalu mengatakan bahwa jenis ini sulit berbunga, tetapi di tangan mama cen-cen ternyata anggrek ini sudah berbunga 3 kali dan yang luar biasa adalah pada saat berbunga yang ke 3, kuntumnya mencapai 32 buah. Buat kami merupakan relaksasi dan kebanggaan tersendiri melihat anggrek hutan ini berbunga. Yang lucunya adalah sampai sekarang kami belum mengetahui jenis dan spesies anggrek hutan tersebut.

Friday, July 4, 2008

Samarinda Kota Tepian, Kota Banjir


Banjir juga melanda Samarinda

Pertama kami tinggal, Samarinda merupakan kota yang sepi dibandingkan dengan jakarta atau kota besar lainnya di jawa. Dalam 3 tahun samarinda menjadi kota yang ramai dan sibuk, banyak pembukaan lahan baik untuk perumahan, tambang dan perkebunan. Dampak salah satunya ya.. banjir dehhh....Rumah kontrakan kami yang biasanya tidak kebanjiran, di tahun 2008 kedatangan tamu tengah malam ...air...jadi sibuk berbenah. Kondisi ini bakal menjadi parah setelah terdapat kebijakan baik institusi maupun perorangan sebagai pemilik lahan membuat tembok batas2 tanah permanen yang secara tidak langsung membendung jalannya air. Biasanya sih air numpang lewat di depan rumah aja, tapi sepertinya di tahun ini dan mendatang bakal menjadi tamu tetap di rumah nihh... ah...pindah aja walau repot tapi mau tidak mau harus dijalanin.....

Monday, June 30, 2008

Happy Birthday Cen!!


Ultah Vincent tgl 29 Juni minggu lalu sama sekali tidak kami rayakan, biar hemat walau tetap kami beli kado buat dia. Dia minta mainan gamewatch yang memang lagi trend disini.."kayak PSP", Katanya. Matahari kota Samarinda yang sedang panas-panasnya membuat rencana jalan siang hari minggu kami undur menjadi malamnya dan Puji Tuhan semua berjalan lancar. hanya dede yang tiba-tiba meler n mencret-mencret. Dede berbeda dengan kakaknya, yang bila prosesi perkembangannya (kepandaiannya) selalu dimulai dengan urusan sakit perut ... wah kayak siapa yaa......

Selamat Ulang Tahun ya kakak Cen-cen, Tuhan Berkati , Semua Sayang Kakak dan Harus Tambah Maju Terus.

Thursday, June 19, 2008

Samarinda

Dede suka sekali saat diajak dalam perjalanan panjang ke Balikpapan, Bontang, Tenggarong, dll. Pada saat hamil pertama dan kedua, mamanya memang suka sekali jalan-jalan. Saat hamil pertama, kami selalu bertemu di mal atau tempat santai lainnya sedangkan pada saat hamil kedua, kami sering harus kelapangan pada hari sabtu/minggu dan kakak+mamanya ikut juga. Sampai hamil kedua bulan ke 9 pun kami masih berkeliling melihat-lihat daerah di Samarinda dsk yang jalannya masih banyak Offroad. jadinya anak-anak kami suka sekali jalan...jadi inget sama Gabby waktu bayi harus dibawa jalan-jalan dulu baru mau bobo...

Home

wah ini pas kami pulang kampung ceritanya setelah 2 tahun tidak bisa pulang karena mamanya cen-cen sedang hamil tua (dede) n setelah lahir kami tdk bisa langsung terbang harus tunggu 1th-an lah...rame jalan-jalan dengan natulang ciputat (opung bule) trus maen ke bandung ke rumah kakak G'bby trus ke Ice Castle di BSM wah pokoke rame n dingiiiiiin betulll!!!!

Samarinda

kota-kota di Kaltim merupakan kota pelabuhan termasuk Samarinda dengan Sungai Mahakamnya yang sangat lebar dan kaya SDA. Pada waktu luang banyak orang pergi memancing di sungai tsb. kegemaran kami adalah memancing udang galah yang memang banyak terdapat di sepanjang S.mahakam. Hasilnya kami bagi berdasarkan kepentingan saja, lebih sering sih saya bawa pulang. Anak-anak suka sekali udang bakar apalagi udang besar. Harga udang galah di pasar samarinda sekarang bisa mencapai 90rb/kg, makanya sekalian hobi + ngirit deh ceritanya.

Tuesday, June 17, 2008

Vincent's Graduation

pesta perpisahan cen-cen di TK St.Fr.Asisi Samarinda banyak acaranya. Salah satunya drumband. Cen-cen suka sekali maen drum n mau juga belajar biola, maka tidak disia-siakan waktu ada kesempatan gabung dengan drumband. karena postur tubuhnya kecil cen-cen sudah dipindah beberapa kali dari hanya megang cymbals sampai akhirnya tabuh drum kecil (SD), pesta perpisahaannya hari Selasa, 17 Juni 2008 meriah. hanya cen-cen tidak suka kepanasan jadi seperti biasa begitu selesai acara seragamnya langsung minta diganti dengan KAOS. Hidup kaos....

Friday, June 13, 2008

Vacation

Eyes, a door to the heart

Vyckle selalu mau baju yang sama dengan kakaknya...jadi...kami harus beli 2 baju yang sama (beda ukuran) atau 2 celana, 2 jaket, 2 mainan, 2 topi dan lainnya serba 2 untuk mereka. Vincent merupakan idola buat Vyckle. yang dibuat repot tentu mamanya...bila vincent sudah bisa loncat dari 1m atau lebih, dede pasti mencobanya juga dan hal ini berlaku untuk semua permainan....

8th January

Ulang Tahun Vyckle ke 2 kami rayakan biasa saja tentu tidak lupa kuenya, masalahnya kakaknya tidak mau bila kue tersebut hanya untuk Vyckle seorang sehingga kami harus pesankan kue tersebut dibagi dua untuk mereka masing-masing. perayaannya sederhana tapi ramai karena kakak Cen-Cen ikut meniup lilinnya juga.
Custom Search